Tuesday, September 17, 2013

Plant Catalist

PLANT CATALYST 2006, Meningkatkan Produktivitas Tanaman! Print E-mail
Dari tanaman pangan, holtikultura sampai pertkebunan.  Plant Catalyst 2006 akan membantu meningkatkan hasil tanaman Anda. Mengandung unsur hara lengkap baik makro dan mikro yang dibutuhkan tanaman agar tumbuh sehat, Plant Catalyst 2006 akan membuat tanaman Anda tahan dari hama penyakit dan fluktuasi cuaca. Hasil panen melimpah, untung pun bertambah. Terbukti dan teruji!

Ada 16 unsur yang dibutuhkan tanaman untuk pertumbuhannya. 3 unsur didapat dari udara (C, H, O) sementara 13 unsur lainnya diserap dari tanah yang meliputi 6 unsur hara makro (N, P, K, Ca, Mg, dan S) dan 7 unsur hara mikro (Fe, Cl, Mn, Cu, Zn, B dan Mo).

Bila terus menerus diserap oleh tanaman, ketersediaan unsur hara dalam tanah akan semakin berkurang. Itulah sebabnya diperlukan pemupukan agar pertumbuhan tanaman dapat maksimal.
Plant Catalyst 2006 adalah pupuk pelengkap yang mengandung unsur hara lengkap (makro + mikro). Merupakan katalisator dan berperan dalam mengefektifkkan serta mengoptimalkan tanaman menyerap pupuk-pupuk utama dari dalam tanah dan dari pupuk dasar (urea, SP-36, KCl, ZA, pupuk kandang).



Mengapa Plant Catalyst 2006?
  1. Unsur hara lengkap (makro + mikro).
  2. Melengkapi kebutuhan unsur hara tanaman yang tidak disediakan oleh pupuk dasar NPK.
  3. Tanaman lebih sehat dan lebih tahan terhadap serangan hama penyakit.
  4. Meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil tanaman (jumlah anakan, produksi, rendeman / kualitas).
  5. Ramah lingkungan (bio-degradable) dan hasil tanaman bebas dari unsur-unsur logam berat yang bersifat karsinogenik.
Komposisi Unsur
  1. Nitrogen 0,23%
  2. Phosphate 12,70%
  3. Kalium 0,88%
  4. Kalsium <0,05 ppm
  5. Magnesium 25,92 ppm
  6. Sulphur 0,02%
  7. Ferum 36,45 ppm
  8. Mangan 2,37 ppm
  9. Chlor 0,11%
  10. Copper <0,03 ppm
  11. Zinc 11,15 ppm
  12. Boron 0,25%
  13. Molibdenum 35,37 ppm
  14. Carbon 6,47%
  15. Kobalt 9,59 ppm
  16. Natrium 27,42%
  17. Alumunium <0,4 ppmm

Jenis Tanaman dan Cara Pemakaian
  1. Tanaman Palawija (padi, jagung, kedelai, singkong, dll)
    - Semprot 25 gram/10 liter air = 0,25%, tiap 2 minggu (mulai takaran terendah).
    - Tabur 1,5–3 kg/ha bersamaan pupuk dasar.
  2. Tanaman Hias/Hortikultura/Sayuran (bunga-bungaan, cabai, tomat, kentang, bawang, kol, sawi, bayam, kangkung, dll)
    - Semprot 10-25 gram/10 liter air (0,1-0,25%) tiap 1-2 minggu (mulai takaran terendah).
    - Kocor/siram 25-50 gram/10 liter air (0,25-0,50%) tiap 1-2 minggu.
  3. Tanaman Keras/Perkebunan/Buah (sawit, karet, kakao, kopi, dll)
    - Tugal/tabur 10-50 gram/pohon, tiap 3-6 bulan untuk tanaman menghasilkan/TM.
    - Semprot 10-25 gram/10 liter air (0,10-0,25%) untuk pembibitan/tanaman muda/TBM.
    - Khusus karet TM semprot batang 50 gram/10 liter air.

Catatan:
- Pupuk dasar NPK (Urea, SP-36, KCl, ZA, Pukan) tetap diberikan sesuai rekomendasi Dinas Pertanian.
- Waktu penyemprotan yang baik adalah pagi hari sebelum pukul 09.30 atau sore setelah pukul 15.30.
- Khusus padi, jagung, dan timun, jangan menyemprot pada saat tanaman berbunga.

Kemasan
1,5 kg dilengkapi sendok takar dan 10 @100 g

Sumber  :   www.cni.co.id

Wednesday, February 13, 2013

Mandul ...Jangan Sampe Deh....!



Mandul atau interlitas adalah Momok Bagi Setiap Pasangan yang ingin memiliki anak ,Baik Perempuan maupun Peia Memiliki kemungkinan infertilitas pada Organ reproduksinya

Khusus Bagi perempuan Ada beberapa penyebab umum yang mungkin menjadi alasanPenyebab ketidaksuburan nya Usia,Tumor jinak,Miom, KistaSerta ganguan Haid dan beberapa hal Lain nya, bisa penyebab wanita mengalami gangguan kesuburan

Dengan Pola hidup sehat serat asupan gizi dan Vitamin yang tepat ganguan kesuburan bisa di minimalkan.Tampa mengabaikan Zat Gizi Lain ,beberapa vitamin dan mineral sebaik nya menjadi perhatian bagi mereka yang tengah merencanakan kehadiran si buah hati.
Beberapa zat gizi dan Sumber bahan makana yang sebaik nya untuk menunjang kesuburan antara lain Vitamin A,D,E,B6,C seng(Zn) dan selenium( Se) sebenarnya kalu kita makan dengan Pola Gizi Seimbang Kebutuhan Tubuh akan vitamin dan mineral bisa terpenuhi namun vitamin dan mineral mudah hilang dalam proses pengolahan makanan.Oleh sebab itu ,Peranan Suplemen makanan Cukup Penting dalam membantu meningngkatkan kesuburan


CNI Lyophilized Royal Jelly
Nutrisi Alami untuk Reproduksi Wanita
Royal Jelly dipercaya sejak lama oleh masyarakat di dunia barat maupun timur dapat menjaga kecantikan dan mempertahankan tubuh agar tetap awet muda. Proteinnya yang tinggi bermanfaat untuk peremajaan sel. Kolagen menjaga elastisitas atau kelenturan kulit.  Vitamin B kompleks untuk kesehatan kulit, rambut, pembentukan darah dan metabolisme energi serta mengurangi kelelahan. Juga mengandung mineral, asam folat, asam panoena yang sangat dibutuhkan tubuh. Produk CNI Lyophilized Royal Jelly juga mengandung 10-HDA yang bermanfaat untuk membantu mengatasi permasalah menstruasi dan kesuburan, mengurangi rasa letih dan mempertahankan stamina, serta membantu menurunkan risiko anemia.

Friday, November 30, 2012

Demam Berdarah





Musim hujan telah tiba di perkirakan musim hujan ini sampai pertengahan pebruari nanti...musim hujan biasa nya sangat mudah dengan terjangkit penyakit salah satu penyakit DBD ( Demam Berdarah Dengue ) ini sangat riskan di daerah tropis seperti di lingkungan  kita ini .
penyakit ini pernah menyebar keseluruh penjuru tanah air Indonesia sampai pemerintahpun menyatakan kejadian yang luar biasa yaitu pada tahun 1998 pemerintah mencatat hampir 2.133 orang terjakit dan sampai meninggal 1.414 jiwa meninggal .

PT CNI telah mengeluarkan produk unggulan untuk untuk mencegah maupun mengobati berbagai macam penyakit ,salah satu nya adalah DBD, wakasa gold baik untuk penderita DBD terbukti mempercepat kenaikan trombosit.

Karena Kandungan Wakasa  utamanya adalah CGF.
CGF (Chlorella Growth Factor) merupakan zat penting dalam chlorella yang berperan dalam pertumbuhan sel-sel. CGF yang terdapat dalam inti sel mengandung asam nukleat (DNA-RNA), asam amino, polipeptida. CGF dapat meningkatkan pertumbuhan sampai 47% lebih tinggi.
Dengan pertambahan usia, maka kemampuan tubuh untuk pembentukan sel semakin melambat. Ada pakar yang menduga perlambatan ini terjadi pada usia 20 tahun. Dengan mengkonsumsi CGF, maka penyediaan asam nukleat yang tinggi dan tercukupi akan menunda proses penuaan sel. Untuk hasil penelitian yang sudah dipublikasikan dapat dibaca di buku “Chlorella, makanan sehat alami” karya DR. David Steen-block, terbitan Gramedia.
·          Wakasa adalah campuran madu dan ekstrak chlorella dengan konsentrasi CGF sebesar 30%, yang memiliki rasa manis, sehingga cocok untuk penderita maag.
·          Wakasa Gold adalah campuran sari apel yang merupakan buah dengan kandungan lengkap berbagai vitamin, mineral, serat dan antioksidan yang tinggi sehingga baik untuk kesehatan; dan ekstrak chlorella dengan konsentrasi CGF sebesar 40%, rasanya asam.
·          Wakasa New Gold merupakan kombinasi sari apel dan CGF sebesar 50%
Sangat bagus untuk dikonsumsi ibu hamil, manula, mereka yang sedang dalam masa penyembuhan setelah dioperasi dan mereka yang kesulitan menelan tablet.
Anjuran konsumsi
10-15 ml per hari untuk menjaga kondisi tubuh supaya sehat. 45 ml untuk membantu mempercepat penyembuhan.
Cara simpan
·          Simpan di tempat sejuk ( kulkas ) atau suhu kamar dan hindarkan terkena sinar matahari langsung.
·          Botol disimpan dalam posisi tidur dan ditutup rapat.

Perlu Di ingat wakasa di produksi tampa bahan pengawet buatan 

Thursday, April 7, 2011

PLANTON CATALYST

Plankton Catalyst 2006 adalah nutrisi untuk kolam/tambak dengan unsur hara lengkap (makro & mikro) yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan plankton air, tumbuhan air lunak, dan kehidupan mikro lainnya yang menjadi pakan alami ikan. Jika kehidupan mikro alami kolam terjaga dengan baik, akan tercipta hubungan saling menguntungkan antara plankton, kualitas air, dan ikan. Hasilnya pasti hebat!
Ikan membutuhkan nutrisi yang higienis agar dapat berkembang dengan baik. Dalam hal ini, air sebagai media hidup ikan harus memiliki kualitas yang baik dan cukup nutrisi.

Plankton Catalyst 2006 adalah nutrisi kolam dan tambak dengan unsur hara lengkap (makro + mikro) yang sangat diperlukan bagi pertumbuhan phto da zoo plankton air, tumbuhan air lunak serta mikro organisme air yang menjadi pakan alami ikan. Dengan terpeliharanya kualitas air dan kelestarian kehidupan mikro alami dalam kolam, akan tercipta hubungan saling menguntungkan antara plankton, kualitas air, dan pertumbuhan ikan.
Kehidupan mikro alami dalam air kolam memanfaatkan unsur hara lengkap (makro + mikro) dari Plankton Catalyst 2006 dan CO2 air untuk pertumbuhannya. Prosesnya menghasilkan O2 dan biomassa plankton yang menyebabkan air berada pada kondisi kualitas yang sangat baik dan tersedianya pakan alami ikan, sehingga ikan dapat tumbuh pesat dan sehat.

Keunggulan pemakaian Plankton Catalyst :
  1. Memperbaiki/meningkatkan kualitas air kolam.
  2. Meningkatkan pakan alami yang menjadi makanan terbaik bagi pertumbuhan ikan.
  3. Mengurangi pakan buatan yang pembusukannya menurunkan kualitas air.
  4. Pertumbuhan ikan pesat didukung kualitas air yang baik dan melimpahnya pakan alami.
Didukung kualitas air yang baik dan melimpahnya pakan alami, pertumbuhan ikan akan pesat.

Komposisi Unsur Hara Plankton Catalyst 2006

  1. Nitrogen 0,17%
  2. P2O5 12,95%
  3. Kalium 0,01%
  4. Kalsium 0,01%
  5. Magnesium 0,01%
  6. Belerang 0,02%
  7. Besi <0,071 ppm
  8. Chlorida 0,10%
  9. Mangan 0.87 ppm
  10. Tembaga 0,028 ppm
  11. Zinc 10,24 ppm
  12. Boron 0,71%
  13. Molibdenum <0,042 ppm
  14. C-organik 9,64%
  15. Natrium 29,94%
(referensi Lab analisa Sucofindo No. 3329555 tanggal 2 Desember 2002)

Anjuran Pakai:
  1. Jenis air: Tambak Air Payau
Sistem
Aplikasi Plankton Catalyst 2006
Dasar*
Percik*
Dasar tanah (per ha)
25-100 kg urea + 25-100 kg SP36 + 0,1-1 ton pukan/dedak + 10-15 kg Plankton Catalyst
(inkubasi 10-14 hari)
0,25-1 kg/ha tiap 7 hari
  1. Jenis air: Kolam Air Tawar
Sistem
Aplikasi Plankton Catalyst 2006
Dasar*
Percik*
Pembenihan/Pembibitan (kg/100 m2)
10 pukan + 1-10 kapur + 1-2 kg urea + 1 kg SP36 + 0,5-1 kg Plankton Catalyst (inkubasi 5-10 hari)
-
Kolam tanah
(kg/100 m2)
10 pukan + 1-10 kapur + 1-2 kg urea + 1 kg SP36 + 0,5-1 kg Plankton Catalyst (inkubasi 5-10 hari)
10-50 g/100 m2 tiap 5 hari
Kolam semen (g/m3)
5 kapur + 2 kg urea + 2 kg SP36 + 1-10 kg Plankton Catalyst (inkubasi 5-10 hari)
0,2-1 g/m3 tiap 5 hari
Jaring apung/keramba (KJA)
10 kg dedak + 1 kg urea + 1 SP36 + 0,2 kg Plankton Catalyst (masukkan karung lalu direndam/sistem fermentasi)
20-30 g (campur dalam 4 kg pakan)
Catatan :
*Aplikasi dasar bersamaan pupuk dasar diberikan saat pemberian air pertama kali sebelum diisi ikan.
**Aplikasi percik dimulai dosis terendah dan ditingkatkan secara bertahap. Caranya dengan melarutkan bahan ke dalam air di ember lalu masukkan ke dalam kolam.

Hasil penggunaan plankton catalyst 2006 oleh petani ikan maupun penelitian instansi di berbagai tempat menunjukkan hasil sebagai berikut :



(Gambar 1 2 3). Dengan aplikasi Plankton Catalyst 2006, air kolam/tambak menjadi lebih jernih dan pakan alami (klekap, lumut, plankton, mikroorganisme) tumbuh subur sehingga mendukung untuk pertumbuhan ikan.



Gambar 4 5 6 7). Dengan aplikasi Plankton Catalyst ikan tumbuh lebih pesat, lebih sehat, daya hidup (SR) lebih tinggi dan lebih seragam sehingga hasil panen pembibitan maupun ikan konsumsi lebih tinggi.

" Sumber : www.cni.co.id